Garansi Bank tanggal mundur (backdate)

Question:

Salah satu Kantor Cabang sebuah BANK menerima permohonan penerbitan Garansi Bank full-cover yang bertanggal mundur (back date). Apakah hal tersebut dapat dibenarkan ?

Answer :

Ketentuan Garansi Bank yang diterbitkan secara back date belum diatur dalam ketentuan umum maupun Peraturan Bank Indonesia dan telah menjadi temuan Kantor Akuntan Publik yang melakukan audit di BANK. Penerbitan Garansi Bank yang demikian ini menimbulkan risiko yuridis, karena BANK tidak mengetahui apakah sudah atau belum terjadi wanprestasi oleh pihak yang dijamin oleh Garansi Bank pada saat Garansi Bank back date tersebut diterbitkan.

Dari sisi hukum pembuktian materiil, perjanjian penerbitan Garansi Bank back date mempunyai potensi risiko cacat yuridis, sehingga terbuka peluang bagi BANK untuk dituntut melakukan perbuatan melawan hukum oleh pihak yang dirugikan.

Apabila BANK tetap memutuskan untuk tetap menerbitkan Garansi Bank back date, agar selalu dipastikan belum atau tidak ada wanprestasi / dispute sebelum Garansi Bank back date diterbitkan dan hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab BANK ybs dengan mempertimbangkan risiko yuridis yang mungkin timbul.

Penulis : Achmad Susetyo

15 Komentar

Filed under Question & Answer

15 responses to “Garansi Bank tanggal mundur (backdate)

  1. kasusperbankan

    GB backdate mengandung risiko yuridis, maka sebaiknya Bank selalu berhati-hati terhadap GB model spt ini.

  2. Jhon Smith

    HIGH GAIN…, HIGH RISK…..

    I Agree with this article.., and keep / still prudent for all Banker’s….

    Thanks a lot Mr. Achmad …..

  3. Mama Zahra

    Thanks pak Achmad, tulisan anda bisa menambah wawasan hukum bagi para praktisi perbankan. Ditunggu materi lainnya pak.

  4. Danu

    Mas Opick,

    Satu hal yang perlu ditambahkan, bahwa apabila bank akan menerbitkan bank garansi (BG) bertanggal mundur, maka harus mempertimbangkan keakuratan laporan bulanan bank ke BI. Misalnya pada bulan Oktober 2009 nasabah meminta diterbitkan BG bertanggal mundur di bulan September 2009 maka BG bertanggal mundur tsb masih mungkin diterbitkan selama laporan untuk bulan September 2009 belum disampaikan ke BI.

    Sebagai tambahan, saya menemukan 2 SK DIR BI dan 2 SEBI dengan nomor dan tanggal yang berbeda tetapi sama-sama mengatur tentang garansi bank, yaitu No. SK DIR BI No. 23/88/KEP/DIR dan SEBI No. 23/7/UKU masing-masing tertanggal 18 Maret 1991, dan SK DIR BI No. 23/72/KEP/DIR dan SEBI No. 23/5/UKU masing-masing tertanggal 28 Februari 1991. SK dan SEBI yang disebut terakhir yang lebih sering dijadikan rujukan dalam beberapa buku/literatur.

  5. Aris

    Pak Danu, punya softcopy dari SK DIR BI No. 23/72/KEP/DIR dan SEBI No. 23/5/UKU masing-masing tertanggal 28 Februari 1991. Saya sudah cari via Om Google tapi belum ketemu. Bila berkenan, mohon bisa sharing via email saya: aris_dsuryadi@yahoo.co.id
    Terimakasih

  6. labagaskara

    Setahu saya banyak permintaan penerbitan Bank Garansi dari cabang-cabang dengan tanggal penerbitan mundur (back date), dalam praktek biasa tetap kita layani… namun harus benar2 dipastikan tidak terjadi klaim antara tanggal back date sampai dengan tanggal penerbitan yg sesungguhnya… biasanya di back up surat pernyataan & jaminan (Letter of Indemnity Claims) dari debitur bahwa tidak akan terjadi klaim pada masa tersebut dan kita back up lagi jaminan tunai yg apabila Bank menerima klaim dari tertanggung, jaminan tersebut bisa segera dicairkan ..

  7. bagaskara

    Klaim Bank Garansi Pelaksanaan Unconditional (Tanpa Syarat)

    Perusahaan kami (Bank Umum) menerbitkan Bank Garansi pelaksanaan untuk menjamin proyek pemerintah cq dinas Pekerjaan Umum (PU) yang berbentuk Bank Garansi Tanpa Syarat (unconditional) dengan salah satu klausul berbunyi : ” BANK harus menyerahkan uang yang diperlukan oleh PENGGUNA JASA dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah ada permintaan pertama tanpa penundaan dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai proses hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pemeliharaan pekerjaan pada pihak PENYEDIA JASA”

    Ternyata Dinas PU selaku pihak yang dijamin (pemilik proyek) mengajukan klaim pencairan Bank Garansi dg alasan pekerjaan kontraktor tidak sesuai dengan kontrak, tanpa ada SP1, SP2 dst atau penjelasan lebih lanjut, menurut informasi yang kami terima, klaim tersebut dilakukan Dinas PU atas dasar temuan dan rekomendasi BPK ..

    Kontraktor pelaksana selaku pemohon penerbitan Bank Garansi (debitur Bank) menolak pencairan Bank Garansi dengan alasan pekerjaan nya telah sesuai kontrak, dan sekarang sengketa di PN…

    Karena BG nya ‘tanpa syarat’ , apakah berarti setiap klaim dari pihak yg dijamin (dinas PU) tanpa melihat kebenaran alasannya, Bank tetap harus mencairkan/ membayar Bank Garansi kepada pemilik proyek (Dinas PU) ?

    Mohon penjelasannya ya ….?

  8. I am actually delighted to read this blog posts which consists of plenty of useful facts, thanks for providing these statistics.

  9. Thanks for posting “Garansi Bank tanggal mundur (backdate) | Kasus Perbankan”.
    I reallymight undoubtedly end up being back for a great deal more reading and commenting here in the near future.

    Many thanks, Marguerite

  10. Way cool! Some very valid points! I appreciate you writing this write-up and the rest of the website is also very
    good.

  11. What’s up to all, how is everything, I think every one is getting more from this website, and your views are good in support of new people.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s