Sekilas tentang Commercial Paper

Aktifitas bisnis BANK dalam menjalankan kegiatan usahanya sangat bervariasi, terutama untuk mengejar pendapatan (income) yang berujung pada laba yang diperoleh, untuk menciptakan daya saing serta juga menjalankan fungsi intermediasi. Salah satu kegiatannya adalah berkaitan dengan dokumen Commercial Paper. Apa itu Commercial Paper dan bagaimana posisi BANK dalam transaksi terkait Commercial Paper ?

Pengertian

Commercial Paper (Surat berharga komersial / CP) adalah surat sanggup / promise tanpa jaminan (unsecured debt) yang diterbitkan oleh perusahaan dan diperdagangkan melalui bank atau perusahaan efek, berjangka waktu pendek (short term) dan diperdagangkan dengan sistem diskonto. Jangka waktu CP paling lama adalah 270 hari.

Pihak-pihak yang terkait dalam transaksi CP

1.   Penerbit (issuers) adalah perusahaan yang membutuhkan dana dan menerbitkan CP (debitur).

2.   Pengatur penerbitan (arranger) adalah Bank yang meng-arrange penerbitan CP dan melakukan pejualan CP kepada para investor.

3.   Agen Penerbit (issuing agent) adalah bank atau perusahaan efek yang berdasarkan  perjanjian tertulis dengan calon penerbit melakukan pengabsahan CP.

4.   Agen Pembayar (paying Agent) adalah Bank yang berdasarkan perjanjian tertulis dengan calon penerbit CP melakukan pembayaran sejak CP tersebut jatuh tempo.

5.   Investor adalah pemilik dana yang membeli CP yang diterbitkan.

Terkait dengan dokumen CP

1.   Tanggal penerbitan adalah tanggal CP diterbitkan sebagaimana tertulis pada bilyet CP.

2.   Tanggal jatuh tempo adalah tanggal jatuh tempo CP sebagaimana tertulis pada bilyet CP.

3.  Nominal CP adalah jumlah nilai CP sebagaimana tertulis pada bilyet CP.

4.   Harga Pembelian adalah dana yang harus dibayar oleh Investor yang terdiri atas harga penjualan CP setelah diperhitungkan atas pajak penghasilan bunganya.

5.   Harga penjualan adalah dana yang harus diterima oleh Penerbit dari CP yang diterbitkannya setelah diperhitungkan dengan bunga diskonto.

6.   Note Purchase Agreement adalah perjanjian jual-beli CP antara Penerbit dengan Investor.

Alternatif posisi BANK dalam transaksi CP

1.   Bank sebagai Investor : Alternatif ini bermanfaat bagi Bank pada masa Bank mengalami surplus likuiditas jangka pendek sehingga CP yang ditawarkan di pasar dapat dijadikan alternatif instrumen investasi.

2.   Bank sebagai Arranger : Alternatif ini bermanfaat bagi Bank dalam mengatasi permasalahan Legal Lending Limit (LLL) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) serta untuk meningkatkan fee based income.

3.   Bank sebagai Paying Agent : Alternatif ini bermanfaat bagi Bank untuk meningkatkan fee based income, yang diperhitungkan berupa persentase dari nilai rupiah yang harus dibayarkan dari CP yang jatuh tempo.

4.   Bank sebagai Issuing Agent : Alternatif ini bermanfaat bagi Bank untuk meningkatkan fee based income, yang diperhitungkan atas dasar persentase dari nilai CP yang diterbitkan.

5.   Bank sebagai Selling Agent : Alternatif ini bermanfaat bagi Bank untuk meningkatkan fee based income, atas dasar persentase dari nilai CP yang berhasil dipasarkan.

Penulis  :  Achmad Susetyo

1 Komentar

Filed under Info Bank

One response to “Sekilas tentang Commercial Paper

  1. terimakasih mas artikelnya sudah membantu tugas kuliah saya

    hee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s