Kasus Card Trapping

Kapanlagi.com Selasa, 16 Juni 2009 18:43 – Seorang pemilik rekening bank menjadi korban sindikat pembobolan bank dengan menggunakan sarana anjungan tunai mandiri (ATM/automatic teller machine) hingga menyebabkan isi rekening Rp25 juta hilang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP Chryshnanda di Jakarta, Selasa, mengatakan, Johny Silalahi (53), warga Lubang Buaya, Jakarta Timur mengalami nasib naas itu saat dirinya sedang mengambil uang di ATM Bank Mandiri, UKI, Cawang Jakarta Timur, Minggu (14/6).

Usai mengambil uang, ATM milik korban tidak tersangkut dalam mesin hingga tidak bisa keluar dan menyebabkan korban panik.

Korban lalu menghubungi nomor telefon yang tertempel di mesin ATM yakni +6221289967XX.

Penerima telepon itu lalu menawarkan bantuan untuk mengambil kartu ATM dan meminta korban untuk menekan nomor PIN di mesin ATM.

Usai menekan nomor PIN, korban disuruh pulang dan penerima telefon berjanji akan mengantar kartu ATM esok harinya.

Esok harinya, korban tidak juga menerima kartu ATM.

Sadar menjadi korban penipuan, korban lalu mendatangi kantor bank yang menerbitkan ATM.

Korban terkejut sebab saldo rekening telah berkurang Rp25 juta.

Kasus ini segera dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Chryshnanda mengatakan, menawarkan bantuan jika kartu ATM tidak mau keluar sering menjadi modus dalam pembobolan rekening bank sehingga warga harus hati-hati dan tetap tenang jika kartu ATM tidak mau keluar.

Nasabah seharusnya hanya menelepon ke nomor yang tertera di dalam kartu ATM atau nomor yang berada di layar mesin ATM dan bukan nomor yang tertempel di mesin ATM.

“Akan lebih aman, jika nasabah langsung memblokir kartu ATM untuk menghindari pembobolan,” katanya.

Dalam setiap pelayanan nasabah, bank tidak pernah menanyakan nomor PIN sehingga jika ada yang menawarkan bantuan dengan meminta nomor PIN maka orang itu bukan petugas bank.

Baca yang berkaitan : Modus Card Trapping

Tinggalkan komentar

Filed under Bankers againt criminals

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s